Thursday, March 12, 2020

Langkah-Langkah Penulisan Metode Ilmiah


Metode ilmiah adalah proses keilmuan untuk mendapatkan pengetahuan secara sistematis melalui bukti fisis., metode ilmiah memastikan didapatkannya suatu kesimpulan yang didukung oleh bukti-bukti dan tersusun secara sistematis, berikut ini adalah cara atau langkah-langkah dalam menyusun penulisan metode ilmiah

1. Menyusun Rumusan Masalah
2. Menyusun Kerangka Teori
3. Merumuskan Hipotesis
4. Melakukan Eksperimen
5. Mengumpulkan Data
6. Mengolah Dan Menganaisis Data
7. Menarik Kesimpulan
8. Mempublikasikan Hasil

1.Menyusun Rumusan Masalah
mencari tahu jawaban dari persoalan yang kita temui. Caranya, harus dengan menggunakan pertanyaan berupa 5W+1H. Misalnya, ingin melakukan penelitian Biologi yang berjudul, “Pengaruh Cahaya Matahari terhadap Pertumbuhan Kecambah”. Maka, rumusan masalah yang bisa ditulis sebagai berikut:
·         Apakah cahaya matahari dapat mempengaruhi pertumbuhan kecambah?
·         Mengapa cahaya matahari dapat mempengaruhi pertumbuhan kecambah?
·         Bagaimana cahaya matahari dapat mempengaruhi pertumbuhan kecambah?

2. Menyusun Kerangka Teori

Kerangka teori adalah kemampuan seorang peneliti dalam mengaplikasikan pola berpikirnya dalam menyusun secara sistematis teori-teori yang mendukung permasalahan penelitian yang berisi fakta-fakta. Teori berguna untuk titik tolak atau landasan berpikir dalam memecahkan atau menyoroti suatu masalah

3.Merumuskan Hipotesis

Hipotesis adalah jawaban sementara atas pertanyaan atau bisa disebut juga Dugaan sementara, Hipotesis itu harus logis dan diajukan berdasarkan fakta contohnya kita ingin mengetahui pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kecambah, maka dugaan sementara (hipotesis) yang dapat kita buat adalah "Cahaya matahari mempengaruhi pertumbuhan kecambah".

4.Melakukan Eksperimen

Langkah berikutnya adalah melakukan eksperimen untuk menguji hipotesis yang telah dibuat sebelumnya. Caranya, dengan melakukan percobaan yang dapat dilakukan di laboratorium atau di luar laboratorium, contohnya seperti melakukan observasi secara langsung ,dsb

5.Mengumpulkan Data

Setiap gejala yang terjadi dalam percobaan harus dicatat saat itu juga. Dengan begitu, kita dapat memperoleh data yang lebih akurat. Selanjutnya, kita perlu mengorganisasi untuk memudahkan dalam menganalisis dan mengumpulkan hasil percobaan. Oleh karena itu, kita perlu menyiapkan tabel data pengamatan sebelum melakukan percobaan.

6.Mengolah Dan Menganaisis Data

Tabel dan grafik merupakan alat yang sangat bermanfaat untuk menyusun dan menganalisis data. Tabel dan grafik ini menampilkan bagaimana variabel terikat berubah sebagai respon terhadap perubahan variabel bebas. Analisis data juga dapat dilakukan dengan menggunakan program komputer untuk pengolahan data.
Tujuan dari analisis ini adalah membandingkan data hasil percobaan yang di lakukan saat ini dengan data hasil eksperimen pada percobaan-percobaan sebelumnya.

7.Menarik Kesimpulan

Hasil analisis data menghasilkan suatu pola atau kecenderungan. Pola ini dapat dijadikan landasan untuk menarik sebuah kesimpulan. Kesimpulan adalah suatu pernyataan yang merangkum apa yang sudah dilakukan dalam kegiatan penelitian. Dalam menyusun suatu kesimpulan, harus memutuskan apakah data yang dikumpulkan mendukung hipotesis atau tidak. Selain itu, juga harus mengulang suatu penelitian beberapa kali sebelum dapat menarik suatu kesimpulan.

8.Mempublikasikan Hasil

Sosialisasi hasil penelitian penting dilakukan agar hasil penelitian diketahui pihak lain. Bagaimanakah cara mempublikasikan suatu hasil penelitian? Suatu hasil penelitian dapat dipublikasikan melalui dua cara, yaitu tertulis dan lisan.

SUMBER:

https://blog.ruangguru.com/konsep-metode-ilmiah-pengertian-dan-langkah-langkah

No comments:

Post a Comment