Metode ilmiah adalah proses
keilmuan untuk mendapatkan
pengetahuan secara sistematis melalui bukti fisis., metode ilmiah memastikan
didapatkannya suatu kesimpulan yang didukung oleh bukti-bukti dan tersusun
secara sistematis, berikut ini adalah cara atau langkah-langkah dalam menyusun
penulisan metode ilmiah
1.
Menyusun Rumusan Masalah
2.
Menyusun Kerangka Teori
3.
Merumuskan Hipotesis
4.
Melakukan Eksperimen
5.
Mengumpulkan Data
6.
Mengolah Dan Menganaisis Data
7.
Menarik Kesimpulan
8.
Mempublikasikan Hasil
1.Menyusun
Rumusan Masalah
mencari tahu jawaban dari persoalan yang kita temui. Caranya, harus dengan menggunakan pertanyaan
berupa 5W+1H. Misalnya, ingin melakukan penelitian Biologi yang berjudul,
“Pengaruh Cahaya Matahari terhadap Pertumbuhan Kecambah”. Maka, rumusan masalah
yang bisa ditulis sebagai berikut:
·
Apakah cahaya matahari
dapat mempengaruhi pertumbuhan kecambah?
·
Mengapa cahaya matahari
dapat mempengaruhi pertumbuhan kecambah?
·
Bagaimana cahaya matahari
dapat mempengaruhi pertumbuhan kecambah?
2. Menyusun Kerangka Teori
Kerangka teori adalah kemampuan seorang peneliti dalam
mengaplikasikan pola berpikirnya dalam menyusun secara sistematis teori-teori yang mendukung permasalahan penelitian yang berisi fakta-fakta.
Teori berguna untuk titik
tolak atau landasan berpikir dalam memecahkan atau menyoroti suatu masalah
3.Merumuskan Hipotesis
Hipotesis adalah jawaban
sementara atas pertanyaan atau bisa disebut juga Dugaan sementara, Hipotesis itu
harus logis dan diajukan berdasarkan fakta contohnya kita ingin mengetahui
pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kecambah, maka dugaan sementara
(hipotesis) yang dapat kita buat adalah "Cahaya matahari
mempengaruhi pertumbuhan kecambah".
4.Melakukan Eksperimen
Langkah
berikutnya adalah melakukan eksperimen untuk menguji hipotesis yang
telah dibuat sebelumnya. Caranya, dengan melakukan percobaan yang dapat
dilakukan di laboratorium atau di luar laboratorium, contohnya seperti
melakukan observasi secara langsung ,dsb
5.Mengumpulkan Data
Setiap gejala yang terjadi dalam percobaan harus
dicatat saat itu juga. Dengan begitu, kita dapat memperoleh data yang lebih
akurat. Selanjutnya, kita perlu mengorganisasi untuk memudahkan dalam
menganalisis dan mengumpulkan hasil percobaan. Oleh karena itu, kita perlu menyiapkan
tabel data pengamatan sebelum melakukan percobaan.
6.Mengolah
Dan Menganaisis Data
Tabel
dan grafik merupakan alat yang sangat bermanfaat untuk menyusun dan
menganalisis data. Tabel dan grafik ini menampilkan bagaimana variabel terikat
berubah sebagai respon terhadap perubahan variabel bebas. Analisis data juga
dapat dilakukan dengan menggunakan program komputer untuk pengolahan data.
Tujuan dari
analisis ini adalah membandingkan data hasil percobaan yang di lakukan saat ini
dengan data hasil eksperimen pada percobaan-percobaan sebelumnya.
7.Menarik
Kesimpulan
Hasil analisis data menghasilkan suatu pola atau
kecenderungan. Pola ini dapat dijadikan landasan untuk menarik sebuah
kesimpulan. Kesimpulan adalah suatu pernyataan yang merangkum apa yang sudah
dilakukan dalam kegiatan penelitian. Dalam menyusun suatu kesimpulan, harus
memutuskan apakah data yang dikumpulkan mendukung hipotesis atau tidak. Selain
itu, juga harus mengulang suatu penelitian beberapa kali sebelum dapat menarik
suatu kesimpulan.
8.Mempublikasikan
Hasil
Sosialisasi hasil penelitian penting dilakukan
agar hasil penelitian diketahui pihak lain. Bagaimanakah cara mempublikasikan suatu
hasil penelitian? Suatu hasil penelitian dapat dipublikasikan melalui dua cara,
yaitu tertulis dan lisan.
SUMBER:
ilmiah/http://www.authorstream.com/Presentation/aSGuest117524-1227639-langkah-metode-ilmiah-x-smt-1-ke-2/
https://blog.ruangguru.com/konsep-metode-ilmiah-pengertian-dan-langkah-langkah
No comments:
Post a Comment