Makalah
“Manusia dan Penderitaan”
Dosen Pengampu:
Faqih Munandar
Disusun Oleh:
Raden Thania Nurhayya M. (15519144)
1PA22
UNIVERSITAS GUNADARMA
2019
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang
berjudul Manusia dan Penderitaan ini tepat pada
waktunya.
Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah
untuk memenuhi tugas Bapak Faqih Munandar pada mata
kuliah softskill Ilmu Budaya Dasar. Selain itu, makalah ini juga
bertujuan untuk menambah wawasan tentang Manusia dan Penderitaan bagi
para pembaca dan juga bagi penulis.
Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak
Faqih Munandar, selaku Dosen mata kuliah Ilmu Budaya
Dasar yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah
pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni.
Saya menyadari, makalah yang saya tulis ini masih jauh
dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya
nantikan demi kesempurnaan makalah ini.
Jakarta, 24 November 2019
Raden Thania Nurhayya M.
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL…………………………………………………………..i
KATA PENGANTAR………………………………….……………………..ii
DAFTAR ISI………………………………………………………………….iii
BAB I…………………………………………………………………….……4
PENDAHULUAN…………………………………………….………………4
1. Latar Belakang
Masalah……………………………….…………………4.1.1
2. Rumusan Masalah……………………………….……………………….4.1.2
3. Tujuan Makalah.........................................................................................4.1.3
BAB
II………………………………………………………………….……..5
PEMBAHASAN………………………………………………….…………..5
1. Pengertian Penderitaan ….………………………………...…………….5.2.1
2. Hubungan Manusia
dan Penderitaan ........................................................5.2.2
3. Sebab Terjadi Penderitaan………..…………...…………………………6.2.3
4. Pengaruh dari
Penderitaan….………………………………………........6.2.4
BAB III………………………………………………………………….….…7
PENUTUP………………………………………………………………..…...7
1.
Kesimpulan.................................................................................................7
2. Saran............................................................................................................7
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………….….….7
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang Masalah
Setiap manusia
yang hidup di dunia pasti pernah merasakan penderitaan. Baik itu ringan atau
berat. Hidup tidaklah selalu bahagia tuhan memiliki caranya sendiri untuk
mengukursebarapa kuat iman kepadanya. Hidup di duniapun tidak selalu menderita,
sedih, ataupun susah.Terkadang saat manusia terlalu terbuai dengan kesenangan
duniawi manusia akan melupakan batasan-batasan yang ada sehingga tuhan akan
memberikan cobaan untuknya yang membuatnya menderita
Penderitaan selalu datang tak terduga, manusia takkan pernah tau kapan , jam berapa, menit keberapa, dan detik keberapa penderitaan akan datang menghampiri hidupnya.
Penderitaan selalu datang tak terduga, manusia takkan pernah tau kapan , jam berapa, menit keberapa, dan detik keberapa penderitaan akan datang menghampiri hidupnya.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dari penderitaan?
2. Apa hubungan manusia dengan penderitaan?
3. Apa saja sebab terjadi penderitaan?
4. Apa pengaruh dari penderitaan?
1.3 Tujuan Makalah
1. Untuk mengetahui pengertian penderitaan
2. Untuk mnegetahui hubungan manusia dengan penderitaan
3. Untuk mengetahui apa saja sebab terjadi penderitaan
4. Untuk mengetahui pengaruh dari penderitaan
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita.
Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau
menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak
menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir
dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas
penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan
individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa
yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi
orang lain.
2.2
Hubungan Manusia dan Penderitaan
Mahluk bernyawa memiliki sifat ingin
tepenuhi segala hasrat dan keinginannya. Perlu di pahami mahluk hidup selalu
membutuhkan pembaharuan dalam diri, seperti memerlukan bahan pangan untuk
kelangsungan hidup, membutuh air dan udara. Dan membutuhkan penyegaran rohani
berupa ketenangan. Apa bila tidak terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan.
Dan bila sengaja tidak di penuhi manusia telah melakukang penganiayaan.
Setiap
manusia pasti mengalami penderitaan. Penderitaan adalah bagian kehidupan
manusia yang kodrati. Karena itu terserah kepada manusia itu sendiri unruk
berusaha mengurangi penderitaannya. Manusia adalah makhluk berbudaya, dangan
budayanya itu ia berusaha mengatasi penderiaannya. Penderitaan dikataka kodrati
karena sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, bahwa manusia ditakdirkan bukan
hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Manusia harus berjuang keluar
dari penderitaannya karena pembebasan dari penderitaan pada hakekatnya
meneruskan kelangsungan hidup.
Jadi,
manusia tidak ditakdirkan hanya untuk bahagia melainkan juga untuk menderita.
Manusia lah yang dapat mengubah penderitaannya sendiri agar menjadi
kebahagiaan. Manusia dan penderitaan tidak akan terpisahkan dan akan terus
menjadi ujian yang membentuk karakter dari individu.
2.3 Sebab Terjadi
Penderitaan
Berdasarkan
sebab – sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci
sebagai berikut :
1. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
2. Penderitaan yang menimpa manusia karena memperlakukan sesama tidak secara kemanusiaan yang menjadikan sebuah kejahatan seperti memperlakukan pembantu sewenang-wenangya itu yang menyebakan penderitaan bagi si korban dan sudah selayak mendapat hukuman seberat-beratnya dan, penderitaan lingkungan yang disebabkan oleh manusia
1. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
2. Penderitaan yang menimpa manusia karena memperlakukan sesama tidak secara kemanusiaan yang menjadikan sebuah kejahatan seperti memperlakukan pembantu sewenang-wenangya itu yang menyebakan penderitaan bagi si korban dan sudah selayak mendapat hukuman seberat-beratnya dan, penderitaan lingkungan yang disebabkan oleh manusia
4. Penderitaan yang timbul karen penyakit, siksaan / azab Tuhan
2.4 Pengaruh Penderitaan
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh
pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa
sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena
tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini di
ungkapkan dalam pribahasa “Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak
berguna”, “Nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat
timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah
hidup.
Sikap positif yaitu sikap untuk merubah keadaan awal dengan
memperbaiki kesalahan agar tidak terjadi padanya yang kedua kali dengan
memahami bahwa dampak kediri kita tidak lah baik .
Apabila sikap negatif dan sikap positif ini dikomunikasikan
oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para
penonton akan memberikan penilaiannya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk
mengdakan perubahan nilai – nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan
perbaikan keadaan. Keadaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti
dengan keadaan yang lebih sesuai. Keadaan yang berupa hambatan harus
disingkirkan.
BAB III
PENUTUP
1.
Kesimpulan
Pada hakekatnya penderitaan dan manusia itu
berdampingan bahkan penderitaan itu selalu ada pada setiap manusia karena
penderitaan merupakain rangkaian dari kehidupan. Setiap orang pasti pernah
mengalami penderitaan. Penderitaan itu dapat teratasi tergantung
bagaiaman seseorang menyikapi penderitaan tersebut. Banyak hikmah dan
pelajaran yang dapat diambil dari penderitaan. Tidak semua penderitaan yang
dialami oleh seseorang membawa pengaruh buruk bagi orang yang mengalaminya.
Melainkan dengan penderitaan kita dapat mengetahui kesalahan apa yang telah
kita perbuat atau sebagai media untuk menginstropeksi diri. Karena penderitaan
tidak akan muncul jika tidak ada penyebabnya. Agar manusia tidak mengalami
penderitaan yang berat untuk itu manusia harus bisa menjaga sikap dan perilaku
baik kepada sesama manusia, alam sekitar, maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Karena dengan kita menjaga sikap dan perilaku antar sesama manusia, alam
sekitar, dan Tuhan Yang Maha Esa, kita akan hidup dengan nyaman dan tentram
tidak ada gangguan dari siapapun.
2.
Saran
Dengan diselesaikannya makalah ini penulis berharap makalah ini dapat menambah wawasan
dan pengetahuan pembaca. Selanjutnya penulis juga mengharapkan kritik dan saran
guna peningkatan kualitas dalam penulisan makalah ini
DAFTAR
PUSTAKA
https://sisysp29.blogspot.com/2016/11/hubungan-manusia-dengan-penderitaan.html

No comments:
Post a Comment