Tuesday, October 29, 2019

Makalah Manusia dan Kebudayaan


MAKALAH
“Manusia dan Kebudayaan”



Dosen Pengampu:
Faqih Munandar



Disusun Oleh:
Raden Thania Nurhayya M. (15519144)
1PA22





UNIVERSITAS GUNADARMA
2019




KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul Manusia dan Kebudayaan ini tepat pada waktunya.
Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Bapak Faqih Munandar pada mata kuliah softskill Ilmu Budaya Dasar. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang Manusia dan Kebudayaan bagi para pembaca dan juga bagi penulis.
Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Faqih Munandar, selaku Dosen mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni.
Saya menyadari, makalah yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan makalah ini.

Jakarta, 29 Oktober 2019

Raden Thania Nurhayya M.

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL…………………………………………………………..i
KATA PENGANTAR………………………………….……………………..ii
DAFTAR ISI………………………………………………………………….iii

BAB I…………………………………………………………………….……4
PENDAHULUAN…………………………………………….………………4
      1.    Latar Belakang Masalah……………………………….…………………4.1.1
      2.    Rumusan Masalah……………………………….……………………….4.1.2
      3.    Tujuan Penulisan........................................................................................4.1.3
      4.    Manfaat Penulisan......................................................................................4.1.4

BAB II………………………………………………………………….……..5
PEMBAHASAN………………………………………………….…………..5
      1.    Pengertian Manusia………….………………………….……………….5.2.1
      2.    Pengertian Kebudayaan…..……………………………………………...5.2.2
      3.    Kaitan Manusia dan Budaya…………………………….…………….....6.2.3
      4.    Kedudukan Manusia dan Budaya….………………………………….....6.2.4

BAB III………………………………………………………………………7
PENUTUP…………………………………………………………………...7
      1.   Kesimpulan................................................................................................7
      2.  Saran...........................................................................................................7
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………..7



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah
Indonesia terkenal dengan keragaman budayanya. Manusia dan kebudayaan adalah satu hal yang tidak bisa di pisahkan karena di mana manusia itu hidup dan menetap pasti manusia akan hidup sesuai dengan kebudayaan yang ada di daerah yang di tinggalinya.
Manusia merupakan makhluk sosial yang berinteraksi satu sama lain dan melakukan suatu kebiasaan-kebiasaan yang terus mereka kembangankan dan  kebiasaan-kebiasaan tersebut akan menjadi kebudayaan. Setiap manusia juga memiliki kebudayaan yang berbeda-beda, itu disebabkan mereka memiliki pergaulan sendiri di wilayahnya sehingga manusia di manapun memiliki kebudayaan yang berbeda masing-masing. Perbedaan kebudayaan disebabkan karna perbedaan yang dimiliki seperti faktor Lingkungan, faktor alam, manusia itu sendiri dan berbagai faktor lainnya yang menimbulkan Keberagaman budaya tersebut Seiring dengan berkembangnya teknlogi informasi dan komunikasi yang masuk ke Indonesia diharapkan dapat dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap kebudayaan masing – masing daerah, karena kebudayaan merupakan jembatan yang menghubungkan dengan manusia yang lain.

1.2  Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian dari kebudayaan?
2.      Apa pengertian dan hakikat dari manusia?
3.      Bagaimana kaitan manusia dan budaya?
4.      Bagaimana kedudukan manusia dan budaya?

1.3  Tujuan penulisan
a. Memahami pengertian dari kebudayaan
b. Memahami pengertian hakikat dari manusia
c. Memahami kaitan kedudukan manusia dan budaya

1.4  Manfaat Penulisan
1.Mengetahui Pengertian kebudayaan
2.Mengetahui Pengertian hakikat dari manusia
3.Mengetahui kaitan  kedudukan manusia dan budaya



BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Pengertian Manusia
Secara Bahasa manusia berasal dari kata“manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk ang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu.
Manusia adalah mahluk yang luar biasa kompleks. Kita merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual. Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya.

2.2  Pengertian Kebudayaan
Kata kebudayaan berasal dari kata budh , budhi budhaya dalam bahasa sansekerta yang berarti akal, sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada pendapat yang mengatakan bahwa kebudayaan yang berasal dari kata budi dan daya. Budi adalah akal yang merupakan unsure rohani dalam kebudayaan, sedangkan daya berarti perbuatan atau ikhtiar sebagai unsure jasmani, sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil dari akal dan ikhtiar manusia (supartono, 2001; Prasetya, 1998).
           Dari definisi-definisi kebudayaan dapat dinyatakan bahwa inti pengertian kebudayaan mengandung beberapa ciri pokok, yaitu sebagai berikut :

a. Kebudayaan itu beraneka ragam.

b. Kebudayaan itu diteruskan melalui proses belajar.

c. Kebudayaan itu terjabarkan dari komponen biologi, psikologi, sosiologi, dan eksistensi manusia.

d. Kebudayaan itu berstruktur.

e. Kebudayaan itu terbagi dalam aspek-aspek.

f. Kebudayaan itu dinamis.

g. Nilai-nilai dalam kebudayaan itu relatif

2.3  Kaitan manusia dan budaya
Manusia sebagai perilaku kebudayaan yakni dapat dipandang setara yang dinyatakan sebagai dialektis, proses dialektis tercipta melalui tiga tahap:
1.Eksternalisasi, proses manusia mengekspresikan dirinya dalam membangun dunianya
2.Obyektivitas, proses msyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia
3.Internalisasi, proses masyarakat disergap kembali oleh manusia, yakni manusia yang mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dapat idup dengan baik


2.4  Kedudukan manusia dan budaya
            Kedudukan Manusia Terhadap Kebudayaan

Manusia dan kebudayaan pada dasarnya memiliki  hubungan yang sangant erat kaitannya, karena hampir seluruh kegiatan manusia yang di kerjakaannya setiap saatnya merupakan sebuah kebudayaan. Berikut ini adalah 4 kedudukan manusia terhadap kebudayaan:

1) penganut kebudayaan,

2) pembawa kebudayaan,

3) manipulator kebudayaan, dan

4) pencipta kebudayaan




BAB III
PENUTUP

1.      Kesimpulan
Jadi kebudayaan merupakan hasil ciptaan manusia yang didalamnya mengandung banyak unsur-unsur dalam kehidupan dan selalu mengalami perubahan dan perkembangan dari generasi ke generasi  dan di tempat-tempat yang berbeda.  Semua itu di pengaruhi oleh perkembangan hidup manusia yang juga selalu berubah-ubah, karna manusia mempunyai hubungan yang erat bahkan tidak bisa di pisahkan dengan kebudayaan. Manusia juga berhubungan erat dengan kebudayaan yang ada pada lingkungan sekitarnya. Karena kebudayaan tersebut merupakan cara beradaptasi untuk mengatur hubungan antar manusia

2.     Saran
Manusia hidup karena adanya kebudayaan, sementara itu kebudayaan akan terus hidup dan berkembang manakala manusia mau melestarikan kebudayaan dan bukan merusaknya. Dengan demikian manusia dan kebudayaan tidak dapat dipisahkan satu sama lain, karena dalam kehidupannya tidak mungkin tidak berurusan dengan hasil-hasil kebudayaan, setiap hari manusia melihat dan menggunakan kebudayaan, bahkan kadang kala disadari atau tidak manusia merusak kebudayaan.
maka dari itu, sebagai manusia yang berbudaya kita harusnya mampu untuk terus dan tetap berbudaya sebagaimana hakikat kita sebagai manusia



DAFTAR PUSTAKA

http://ikanurj.blogspot.com/2012/10/tugas.html Diakses pada tanggal 29 Oktober 2019

Makalah Ilmu Budaya Dasar


Makalah
“Ilmu Budaya Dasar”



 Dosen Pengampu:
Faqih Munandar



Disusun Oleh:
Raden Thania Nurhayya M. (15519144)
1PA22






UNIVERSITAS GUNADARMA
2019




KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul Ilmu Budaya Dasar ini tepat pada waktunya.
Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Bapak Faqih Munandar pada mata kuliah softskill Ilmu Budaya Dasar. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang ilmu budaya dasar bagi para pembaca dan juga bagi penulis.
Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Faqih Munandar, selaku Dosen mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni.
Saya menyadari, makalah yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan makalah ini.

Jakarta, 21 Oktober 2019

Raden Thania Nurhayya M.




DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL…………………………………………………………..i
KATA PENGANTAR………………………………….……………………..ii
DAFTAR ISI………………………………………………………………….iii

BAB I…………………………………………………………………….……4
PENDAHULUAN…………………………………………….………………4
      1.    Latar Belakang Masalah……………………………….…………………4.1.1
      2.    Rumusan Masalah……………………………….……………………….4.1.2
      3.    Tujuan Penulisan........................................................................................4.1.3
      4.    Manfaat Penulisan......................................................................................4.1.4

BAB II………………………………………………………………….……..5
PEMBAHASAN………………………………………………….…………..5
      1.    Pengertian Ilmu Budaya Dasar………………………….……………….5.2.1
      2.    Tujuan Ilmu Budaya Dasar……………………………………………...5.2.2
      3.    Hakikat Ilmu Budaya Dasar…………………………….…………….....6.2.3
      4.    Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar………………………………….....6.2.4

BAB III…………………………………………………………………….…7
PENUTUP…………………………………………………………………....7
      1.   Kesimpulan................................................................................................7
      2.  Saran...........................................................................................................7
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………..8





BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah
        Ilmu Budaya Dasar (IBD) merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pe­ngetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji msalah-masalah manusia dan kebudayaan, dengan demikian jelas bahwa mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik seorang pakar dalam salah satu bidang keahlian (disiplin) yang termasuk. Dalam pengetahuan budaya, akan tetapi Ilmu Budaya Dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitar­nya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri

1.2  Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian dari ilmu budaya dasar?
2.      Apa latar belakang dari ilmu budaya dasar?
3.      Bagaimana hakikat dari ilmu budaya dasar?
4.      Apa saja ruang lingkup dari ilmu budaya dasar?

1.3  Tujuan penulisan
a. Untuk mengetahui  hakikat, tujuan dan ruang lingkup ilmu sosial budaya dasar
b. Untuk mengetahui ilmu sosial budaya dasar di dalam kehidupan  
c. Memahami komponen-komponen ilmu sosial budaya dasar

1.4  Manfaat Penulisan
1.Mengetahui Pengertian Ilmu Budaya Dasar
2.Mengetahui Tujuan Ilmu Budaya Dasar
3.Mengetahui Hakekat Ilmu Budaya Dasar
4.Mengetahui Ruang lingkup Ilmu Budaya Dasar




BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Pengertian Ilmu Budaya Dasar
       Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”.
       Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggung jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri. Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan

2.2  Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Penyajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli dalam suatu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya. Akan tetapi, Ilmu Budaya Dasar semata-mata sebagai salah satu usaha pengembangan kepribadian mahasiswa, dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sertanya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut, Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat:
1. Lebih peka dan terbuka terhadap masalah kemanusiaan dan budaya, scrta lebih bertanggung jawa terhadap masalah-masalah tersebut.
2.  Mengusahakan kepekaan terhadap nilai-nilai lain untuk lebih mudah menyesuaikan diri.
3. Menyadarkan mahasiswa terhadap nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat, hormat menghormati serta simpati pada nilai-nilai yang hidup pada masyarakat.
4.  Mengembangkan daya kritis tcrhadap pcrsoalan kemanusiaan dan kebudayaan.
5.  Memiliki latarbelakang pengetahuan yang cukup luas tentang kebudayaan Indonesia.

2.3  Hakekat Ilmu Budaya Dasar
Pengertian hakikat Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang menulusuri berbagai masalah kemanusiaan dan budaya dengan menggunakan pengertian–pengertian yang berasal dari dan telah dikembangkan oleh berbagai bidang pengetahuan budaya dan memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
2.4  Ruang Lingkup Budaya Dasar
Terdapat dua masalah pokok yang digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD (Ilmu Budaya Dasar), kedua masalah pokok itu adalah
Aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya, baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) di dalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang)berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
Hakekat manusia yang satu (universal), namun banyak perbedaan- perbedaan antara manusia yang satu dengan yang lainnya. Keanekaragaman tersebut terbentuk akibat adanya perbedaan ruang, tempat, waktu, proses adaptasi, keadaan sosial budaya, lingkungan alam, dimana terwujud dalam berbagai bentuk ekspresi seperti: ungkapan, pikiran, dan perasaan, tingkah laku, dan hasil kelakuan mereka.




BAB III
PENUTUP
1.      Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan:
1. Pada hakikatnya manusia adalah makhluk yang berakal, berbudi, dan berbudaya
2.Wujud budaya dapat bersifat konkret yaitu sebagai ide, gagasan, norma dan peraturan bagi manusia dan abstrak yaitu sebagai tinfakan, peraturan, dan aktivitas manusia.
3. Kebudayaan merupakan hasil cipta, karsa, rasa manusia yang diperoleh dari perkembangan manusia sebagai masyarakat.

2.     Saran
Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini. Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para mahasiswa universitas pada umumnya.





DAFTAR PUSTAKA